Ini Dia Nih Kelakuan Emak-Emak Saat Bermain Medsos dan Chating


Kemajuan teknologi sepertinya tidak hanya dirasakan oleh anak muda saja, namun generasi tua juga ikut merasakannya. Kini sudah banyak orang tua yang punya akun media sosial dan chatting sendiri. Bagaimana lagi, tuntutan zaman memang mesti memaksa mereka buat tidak ketinggalan. Soalnya bakal sangat repot kalau masih gagap teknologi di saat ini.
Melihat para generasi tua yang mulai akrab dengan teknologi itu menarik juga diamati. Terutama para emak-emak. Sudah jelas sekali kan pamor mereka yang super ngeyel dan raja jalanan. Ternyata saat di media sosial kelakuan mereka lumayan kocak juga loh. Jadi seperti apa kisahnya? Simak ulasan berikut.

Para emak yang selalu peduli dengan bahan pokok


Namanya saja ibu-ibu, jadi memang wajar dong kalau yang di pikirkan tidak jauh dari barang belanjaan.  Tidak peduli di mana tempatnya asal ada barang naik ataupun turun, bakal jadi bahan perbincangan. Seperti kelakuan ibu-ibu yang satu ini, ternyata media sosial juga menjadi salah satu ajang untuk membincangkan harga barang belanjaan yang naik. Kocak memang kelakuan para emak ini. Uniknya, banyak pula para ibu-ibu lainnya yang ikut menanggapinya. Jadilah media sosial sebagai ajang diskusi sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya.

Para ibu sang penguasa remot


Sejak diserangnya Indonesia dengan drama India dan Turki, sudah banyak para emak-emak ini yang kecantol dengan serial asing tersebut. Belum lagi masih ada sinetron dalam negeri yang juga tidak kalah menyedot perhatian para ibu-ibu di Indonesia. Alhasil, para emak-emak ini menjadi sang penguasa remot sejati. Namun demikian ternyata saking tidak bisa lepasnya dari televisi sampai-sampai remotenya dibawa ke kondangan. Ya mau bagaimana lagi, namanya juga seorang emak-emak, terserah mau berbuat apa.

Para ibu-ibu yang stalking anaknya


Beda lagi dengan yang satu ini, bisa dibilang kalau mereka itu para emak gaul masa kini. Para ibu-ibu ini bahkan sudah memiliki akun media sosial sendiri. Kocaknya selain digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain, ternyata ada tujuan tertentunya. Ya, para ibu-ibu ini sengaja membuat medsos juga untuk men-stalking kelakuan para anaknya. Jadi setiap gerak-gerik anaknya saat tidak ada di rumah jadi masih bisa diawasi. Namanya juga emak-emak, pastinya bakal perhatian dan khawatir banget sama anaknya. Namun kocaknya, kadang status anaknya itu bikin gregetan para ibu ini buat komentar, jadinya kapok sendiri para buah hatiya itu saat para emak berkomentar.

Para ibu yang lebih sayang tapperware ketimbang yang lain

Kalau urusannya sudah masalah tapperware, jangan main-main deh sama para ibu-ibu. Entah sejak kapan, demam menggunakan tappeware ini merajalela di kalangan para ibu-ibu yang ada di Indonesia. Kalau sampai macam-macam yang ada kita yang dibuat kapok sendiri karena sudah membuat rusak atau menghilangkannya. Bagi para emak, tapperware adalah benda paling berharga ketimbang sebongkah emas murni. Jadi jangan sampai deh tappeware milik mak lecet, mesti kudu super hati-hati.

Para emak-emak gaptek

Satu lagi kelakuan emak yang kocak saat pakai aplikasi chatting. Gara-gara baru diajari cara menggunakan smartphone, jadinya asal pakai saja. Padahal aslinya para mak ini sebenarnya masih belum paham benar cara menggunakannya. Jadilah seperti obrolan kocak di atas. Namanya saja orang tua mesti sabar meladeninya. Tapi kadang jadi ketawa sendiri melihat kelakuan para ibu-ibu ini.
Memang ada-ada saja ya kelakuan para ibu-ibu ini, bikin ngelus dada. Namun kita memang mesti maklum juga, selain karena baru kenal teknologi, insting emak-emaknya juga masih ada. Jadi wajar kalau sampai seperti itu. Namun lumayan lucu juga ya melihat kelakuan mereka itu.

Ya Ampun, Chat Bocah SD Saat Berusaha PDKT Dengan Perempuan Dewasa Ini Dijamin Bikin Geleng - Geleng


Menengok kelakuan anak muda zaman sekarang memang bikin mulut istighfar terus. Gimana nggak? Masih belum sunat saja sudah banyak yang pacaran, merokok hingga tawuran. Miris memang, dan kalau dibandingkan dengan zaman kita sih, jangankan melakukan hal seperti itu, mau disuntik vaksin polio saja merengek minta pulang, sungguh perbedaan kontras generasi sekarang dan dulu.
Satu lagi nih contoh kelakuan yang bocah masa kini yang bikin geleng kepala. Nekat, seorang bocah meminta nomor seorang wanita berumur 24 tahun untuk dijadikan gebetan. Meski sering diacuhkan, niatan punya pasangan membuat bocah itu terus berusaha dan merayu gadis yang jauh lebih dewasa tersebut. Berikut screenshot percakapan bocah dan anak yang masih bau kencur itu.

Awalnya sih, bocah ini dapat nomor kakak cantik karena menyuruh temennya minta langsung ke orangnya. Alkisah mereka bertemu di kolam renang dan sih bocah langsung kecantol

Chat Pertama

Meski sering kali tidak dibalas, ternyata bocah ini terus mencoba mendekati perempuan yang jauh lebih tua darinya itu


Chat Kedua 

Untungnya si perempuan masih mau mengubris sms dari bocah ini, meskipun gerak-geriknya mulai tercium

Chat Ketiga 

Bocah berpikir bahwa perempuan yang ditemuinya masih SMA, mirisnya bocah ini malah menantang agar bisa kerumahnya

Chat keempat 

Pikiran bocah ini mula kemana-mana, namun namanya bocah bau kencur, ya mana berani kalau ada orang tua

Chat Kelima 

Miris, bocah ini mulai terlihat memaksa agar sih perempuan mau membalas SMSnya

Chat keenam 

Gila, bahkan anak ini mengajak ketemuan di tempat sepi, ketika ditanya alasan malah ngalntur kemana-mana

Chat ketujuh 

Pulsa habis masih bisa balas? Namanya juga bocah, mau berbohong apa juga ketahuan


Chat kedelapan
Miris ya, melihat kelakuan anak muda zaman sekarang, moralnya degradasi. Diberikan teknologi agar digunakan untuk hal yang bermanfaat seperti belajar dan komunikasi, malah digunakan untuk hal yang tidak-tidak macam seperti yang di atas.
 Buat adik-adik yang membaca tulisan ini, sudah ya mending fokus belajar saja, gak usah aneh-aneh deh, banggakan dulu orang tua dengan nilai dan prestasi bagusmu

Ingat Eman Ahmad? Wanita Paling Gendut Sedunia Itu Sudah Dioperasi, Begini Posturnya Terkini


Masih ingat Eman Ahmed Abdelaty?
Sebelumnya, Tribun Jatim pernah memberitakan kisah wanita Mesir berusia 36 tahun ini.
Dia diyakini sebagai wanita terberat sedunia saat ini, dengan bobot 500 kg.
Perjuangan keluarga dan tim medis untuk menyelamatkan Eman sempat menarik perhatian dunia.
Pasalnya, untuk mengangkut Eman ke rumah sakit tidak bisa dilakukan dengan cara biasa, sehingga harus dikerek menggunakan crane.
Lalu, bagaimana nasib Eman kini?
Dikutip dari Al Arabiya, setelah dibawa ke RS Saifee di India, Eman Ahmed Abdelaty telah menjalani sejumlah operasi.
Tak percuma, karena bobot Eman telah berkurang 100 kg!
"Bobot Eman kini ada di bawah angka 400 kg," kata Dr Muffazal Lakdawala, selaku juru bicara rumah sakit tersebut.
Eman kini hanya diperbolehkan makanan cair, dan ia bisa menerimanya.
"Semua strategi kami lakukan untuk kesehetannya, dan dia akan terbang kembali ke Mesir secepatnya," kata Dr Muffazal.
Eman sendiri diterbangkan dari Mesir ke India, pada 11 Februari 2017.
Total, ia sudah menghabiskan waktu hampir sebulan di rumah sakit. 
Inilah Eman setelah menjalani operasi, bandingkan bedanya :
Sejak Kecil
Eman Ahmed (36), asal Mesir, disebut-sebut sebagai wanita terberat di dunia.
Ia menderita kelaiman sejak kecil sehingga tubuhnya terus membengkak.
Beratnya sungguh fantastis, mencapai 495 kilogram.
Dia pun akhirnya harus dibawa ke rumah sakit khusus di Mumbai, India, untuk menyelamatkan hidupnya.
Dengan bobot seberat itu, tentu perlu perjuangan ekstra untuk membawanya ke rumah sakit.
Lalu, bagaimana caranya?
Pertama, adalah mengeluarkan Eman dari kamarnya.
Dilansir dalam artikel di The Sun pada 12 Februari 2017, tim penyelamatan nyawa Eman Ahmed, harus memindahkan Eman Ahmed ke luar rumah, dengan mengangkutnya menggunakan crane!
Tapi, sebelum itu, untuk mengeluarkan Eman, tim harus terlebih dahulu menjebol dinding kamar Eman.
Ini dilakukan karena pintu kamar terlalu sempit untuk dilewati tubuh Eman. 
Menggunakan truk, Eman Ahmad kemudian dibawa ke bandara.
Dari rumahnya di Alexandria, Mesir, dia menuju ke India menumpang pesawat.
Tapi ini pun bukan sembarang pesawat komersial.
Dia harus dibawa menggunakan pesawat kargo yang telah dimodifikasi.
Juru bicara rumah sakit di Mumbai mengatakan, pihaknya harus berhati-hati dalam mengangkut Eman.
"Melihat fakta dia sangat berat dan belum pernah dipindah dari kamarnya selama 25 tahun, memindahkannya punya resiko yang sangat tinggi," kata pihak rumah sakit.
Obesitas yang dialami Eman bahkan sudah dialaminya sejak usia 11 tahun.
Dia lahir dengan bobot 6,3 kg.
Tubuhnya terus membengkak.
Di usia 11 tahun, kedua kakinya tak kuat lagi untuk menyangga tubuhnya.
Dia pun harus berjalan merangkak setelah itu.

Miris! Organ Tubuh Anak 2 Tahun Ini Jadi Rusak, Penyebab Karena Ibunya Melakukan Kebiasaan Sederhana





Seorang ibu tentu tak ingin melihat bayinya mengalami kejadian apapun.

Terutama mengalami penyakit, sehingga terkadang membuat mereka terlalu berlebihan menjaga anaknya.

Hal ini ternyata bisa berdampak sebaliknya kepada si anak.

Dimana tanpa disadari, bahwa kebiasaan yang dianggap baik ternyata berbahaya bagi anaknya.

Dilansir dari perfecto.guru. kisah ini dialam oleh Xiaowen dan suaminya ketika bangun di pagi hari.

ia mendapati suhu tubuhnya anaknya sangat tinggi, bahlan tampak begitu lemah.

Segera anak dilarikan kerumah sakit terdekat.


Awalnya mereka mengira bahwa itu hanyalah demam biasa.

saat anak mereka sadar dokter mengatakan bahwa telah terjadi kegagalan organ anaknya.

Ini juga akan mengancam jiwa anak, saat mendengar itu, Xiaowen hampir pingsan.

Ia begitu hati-hati dalam menjaga anaknya.

bagaimana mungkin bisa ada penyakit begitu serius? kata kata dokter itu sungguh telah mengagetkannya.

Dokter megnatakan kepada xiaowen anak tersebut menderita sindrom lembab.

saat musim dingin tiba, banyak orang tua takut jika anaknya masuk angin .

sehingga siang hari membungkusnya dengan sweaster tebal mantel dan selimut tebal.

dengan kondisi ruang serba tertutup membuat keadaan rumah bagaikan musim panas, dimana ini tidak bagus buat sang anak.

Anak anak akan mulai demam tinggi berkepanjangan dan anak mengalami kekurangan oksigen yang harusnya mengalir ke jaringan otak.

Selain membahayakan bayi ini juga dapat mengancam jiwanya.

Sejak lahir xiaoen tidak pernah meninggalkan bayinya karena takut kedingingan.

dirumah dipasang pemanas sentral dia membungkus bayinya dengan dua lapis selimut tebal.

Ini semua terjadi karena ia kurang telitit terhadap apa yang diperbuatannya.

Melihat anaknya terbaring dalam inkuabtor membautnya tertekan dan menyesal.



beberapa kali ia menangis dan meneriakan nama si anak.

Kejadian ini tentunya memberikan pembelajaran bagi ibu ibu jangan pernah menghangaktan anak ketiak musim dingin.

Bayi yang baru berusia kecil tidak tahan panas sehingga sangat tidak diperbolehkan untuk dipakaiakan selimut tebal.

Sumber : Tribunews

Ini Dia Nih Kelakuan Emak-Emak Saat Bermain Medsos dan Chating

Kemajuan teknologi sepertinya tidak hanya dirasakan oleh anak muda saja, namun generasi tua juga ikut merasakannya. Kini sudah banyak o...